Tren Pasar Otomotif Ditengah Pandemi Virus Covid-19

Virus covid-19 atau Corona memang sudah membuat banyak kalangan merasakan dampaknya. Begitu juga bagi produsen otomotif diseluruh belahan dunia. Pandemi virus Corona memaksa seluruh pabrikan-pabrikan Otomotif untuk memberhentikan produksinya. Bahkan, disaat yang bersamaan, permintaan akan otomotif juga menurun drastis seiring dengan jarangnya daya beli masyarakat. Inilah yang membuat banyak pabrikan otomotif membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat pulih kembali.

Setelah adanya penerapan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar, beberapa pabrikan otomotif di Indonesia menyatakan memberhentikan produksinya. Sebab, virus Corona masih mengintai banyak kalangan sehingga pemberhentian ini supaya dapat mencegah penyebaran semakin meluas.  Dari sisi penjualan sendiri, ternyata berdampak pula bagi karyawan yang bekerja di beberapa pabrikan otomotif. Inilah yang membuat banyak pekerja yang di PHK.

Baca juga: Tips Cegah Penyebaran Covid-19 & Ikuti PSBB saat mengendarai Mobil

Dampak dari virus Corona ternyata menimbulkan pukulan berat bagi berbagai pabrikan otomotif dikarenakan penjualan yang semakin menurun. Bagi industri Daihatsu, Sejak tanggal 10 April 2020 ternyata sudah menghentikan produksinya. Begitu pula pabrikan Toyota, Suzuki, serta Honda mengambil keputusan yang sama seperti halnya Daihatsu.

Apabila di Indonesia pandemi virus Corona masih menjadi momok yang menakutkan, bisa dipastikan penjualan otomotif akan memburuk atau bahkan bisa jadi lebih parah lagi. Jika tidak menerima bantuan, industri yang menanggung menanggung banyak pekerja ini bisajadi akan kolaps. Apalagi PDB atau Produk Domestik Bruto yang dihasilkan pun tidak kecil.

Jika merujuk dari data KEMENPERIN industri otomotif memang telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan bagi perkembangan PDB. Lebih khusus lagi bagi PDB jenis nonmigas, industri ini telah menyumbangkan 3,98 persen pada tahun 2019.

Untuk mengatasi agar perekonomian di Indonesia tidak mengalami penurunan, pemerintah dari bidang perindustrian akhirnya memberikan bantuan insentif berupa fisikal, non-fisikal, dan juga moneter agar perindustrian tetap terjaga dengan baik.

Indonesia ternyata tidak sendiri, ada berbagai negara yang sama-sama memiliki produsen otomotif juga mengalami penurunan daya jual. Bahkan, ada beberapa pabrikan otomotif yang memang sudah memperkirakan dampak yang besar akan terjadi apabila virus Covid-19 masuk ke negara mereka.

Produsen industri otomotif seperti Toyota misalnya. Ternyata sudah memperkirakan laba fisikal pada tahun sekarang memanglah sangat berbeda jauh dengan tahun kemarin. Bahkan, anjlok hingga 79,5% dan menjadi 500 milliar Yen. Untuk penjualan sepanjang tahun ini telah diperkirakan turun sampai 19,8% dan menjadi 24 trilliun Yen.

Virus Corona memang telah membuat dunia industri otomotif menjadi tidak stabil. Bagaimana tidak? Pandemi ini membuat fasilitas produksi akhirnya berhenti, pasokan suku cadang dari luar negeri menjadi terhambat, bahkan dealer-dealer atau showroom di berbagai wilayah terpaksa ditutup.

Pandemi ini memang telah memukul keras para produsen otomotif. Berbagai macam cara sudah dilakukan agar roda perekonomian dunia kembali membaik. Akan tetapi proses pemulihan yang sudah dilakukan masih belum menemukan jalan terang serta masih diselimuti oleh ketidakpastian.

Jenis-Jenis Lampu LED

Lampu LED belakangan ini mengalami peningkatan dalam hal penggunaan. Alasan utama orang-orang mulai beralih menggunakan lampu LED yakni karena LED jauh lebih tahan lama lagi hemat.

Memang jika dibandingkan dengan jenis lampu lainnya LED jauh lebih unggul baik dalam penggunaan energi maupun biaya. Lampu LED pun sudah mulai diaplikasikan ke dalam berbagai kehidupan mulai dari lampu rumah, lampu hias, hingga backlight LCD. Keberagaman penggunaan lampu LED disebabkan oleh beragamnya jenis-jenis lampu LED.

Mungkin tidak banyak orang yang tahu, namun lampu LED pun memiliki variasi jenis berdasarkan bentuk, fungsi dan warna. Nah, untuk tahu lebih lanjut mengenai lampu LED, Anda bisa simak ulasan berikut:

1. Miniatur LED

Pernahkan Anda mengamati lampu pada remote TV, radio atau tape? Lampu tersebut disebut lampu indikator. Sebagian besar lampu itu dibuat dari lampu LED berjenis miniatur LED. Selain banyak digunakan sebagai lampu indikator, miniatur LED juga sering digunakan sebagai lampu hias.

2. Superflux LED

Dibandingkan dengan jenis lampu LED lain, superflux LED membutuhkan energi yang jauh lebih besar. Hal ini tidak mengherankan mengingat ada dua kutub positif dan dua kutub negatif yang menyebabkan konsumsi energi menjadi lebih besar. Oleh karena itu, lampu jenis ini cocok dipakai sebagai lighting di panggung atau penerangan papan iklan dengan ukuran jumbo.

3. Bicolor LED

Apabila biasanya lampu LED hanya terdiri dari satu warna, tidak demikian halnya dengan bicolor LED. Lampu LED jenis ini memiliki dua warna yang akan menyala secara bergantian dalam satu lampu.

Karena cara kerjanya yang unik, tidak heran apabila bicolor LED sering digunakan sebagai lampu hias. Tidak hanya itu, lampu ini juga sering ditemui pada dekorasi lampu cafe dan aksen pada mainan anak-anak.

Baca juga: Merk Sensor Parkir Mobil yang Bagus

4. Surface Mount Device

Lampu LED berjenis surface mount device atau SMD memiliki karakteristik yang mencolok sehingga membuatnya mudah dikenali. Anda pun dapat langsung mengenali lampu ini dikarenakan SMD LED dilengkapi dengan chips berukuran cukup kecil.

Biasanya lampu LED jenis ini banyak ditemui pada lampu senter, lampu emergency, lampu senter dan lampu hias.

5. Chip on Board LED

Sering disebut COB, lampu LED jenis ini merupakan pengembangan dari SMD. Apabila lampu SMD dikenal dengan chipnya, maka COB adalah lampu SMD dalam jumlah besar. Karakteristik dari COB ini yaitu terdapatnya ribuan chip yang tersusun dalam suatu papan. Meski terlihat sama, akan tetapi lampu COB ini memiliki pancaran cahaya lebih merata dibandingkan dengan lampu SMD.

Melihat banyaknya kelebihan yang ditawarkan oleh lampu LED, tidak mengherankan banyak orang mulai beralih menggunakan lampu ini. Meskipun demikian Anda tetap harus memahami jenis-jenis lampu LED sehingga pengaplikasian lampu LED menjadi lebih maksimal. Hal ini dikarenakan masing-masing LED memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga harus digunakan pada alat yang berbeda pula.

Cara Merawat Shockbreaker

Sebuah mobil terdiri dari berbagai komponen penompang untuk menjaga kenyamanan pengemudi dan penumpangnya.

Salah satu komponen mobil tersebut adalah shockbreaker yang meminimalisir getaran dan goncangan yang dirasakan ketika pengemudi melewati jalan yang tidak rata.

Tanpa adanya shockbreaker, sebuah mobil akan sering mengalami goncangan, terlebih jika melewati jalanan yang tidak rata.

Karena peranannya yang penting, tentunya shockbreaker harus dirawat dengan baik agar tetap awet dan, menurut Rio, salah satu mekanik yang bekerja di Garda Oto, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga shockbreaker agar tidak mudah bocor.

 1. Hindari Jalanan Yang Tidak Rata

Jalanana bergelombang dan tidak rata adalah salah satu faktor yang dapat membuah shockbreaker cepat bocor.

Oleh karena itu, agar shockbreaker tetap awet, sebaiknya pengemudi sebisa mungkin menghindari jalanan yang tidak rata atau bergelombang.

Pun jika terpaksa harus melewati jalanan tersebut, usahakan untuk menjalankan mobil dengan kecepatan serendah mungkin.

Ini dimaksudkan untuk memberikan tekanan serendah mungkin pada shockbreaker, sehingga bisa tahan lebih lama.

 2. Beri Beban Sesuai Kapasitas

Setiap shockbreaker mempunyai batas maksimal beban yang mampu ditahan. Apabila Anda memberikan shockbreaker beban yang melebihi kapasitas maksimalnya, shockbrekaer akan kehilangan kekuatannya dalam meredam goncangan.

Jika hal ini dilakukan secara terus-menerus, bukan tidak mungkin jika shockbreaker akan rusak, bocor dan mati dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, usahakan untuk tidak member beban berlebih pada shockbreaker mobil.

3. Cek Karet Pelindung Secara Berkala

Semua shockbreaker mobil dilengkapi oleh karet pelindung yang berfungsi untuk melindungi shockbraker dari kotoran yang akan masuk ke dalam shockbreaker.

Apabila karet pelindungi ini rusak, maka kotoran akan dengan mudah masuk ke dalam shockbreaker. Akibarnya shockbreaker akan cepat bocor karena dindingnya aus terkikis sebagai hasil dari gesekan kotoran yang menempel dan dinding shockbreaker.

Oleh sebab itu, Anda harus melakukan pemeriksaan pada karet  pelindung shockbreaker secara berkala. Sehingga apabila terdapat kerusakan pada karet, Anda bisa mendeteksinya sedari dini dan segera memperbaikinya. Dampaknya, shockbreaker mobil akan tetap awet.

 4. Bersihkan Kotoran Yang Menempel 

Lokasi shockbreaker yang terletak pada bagian bawah mobil membuatnya rentan terkena kotoran dan debu, terlebih lagi di musim penghujan yang becek.

Pasir atau debu yang menempel pada shockbreaker apabila tidak segera dibersihkan akan bergesekan pada dinding shockbreaker tersebut yang mengakibatkan dinding shockbreaker terkikis dan aus.

Selain debu, air hujan yang menempel pada shockbreaker juga menyebabkan shockbreaker berkarat yang tentunya membuat shockbreaker cepat rusak.

Oleh karena itu, sehabis melintasi jalanan yang becek atau jalanan sehabis hujan, segera bersihkan bagian kaki-kaki mobil dengan air bersih dan sabun.

Shockbreaker memang tidak memiliki ukuran yang besar. Meskipun demikian, fungsi dan manfaat shockbreaker pada mobil tidaklah sekecil ukurannya.

Malah, komponen ini sangat berperan dalam memberikan kenyamanan pada pengemudi dan penumpang ketika mengendarai sebuah mobil.

DAFTAR HARGA MOBIL TERBARU DAN TERPOPULER

Anda sedang mencari informasi seputar harga mobil terbaru dan terpopuler saat ini? Saya rasa iya karena tidak munkin anda mencari dengan keyword daftar harga mobil terbaru.

Nah anda sudah berada ditempat yang tepat karena pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai daftar harga mobil terbaru dan terpopuler di Indonesia.

Harga mobil biasanya dipengaruhi oleh beberapa hal yang membuat harga semakin tinggi maupun semakin menurun. Salah satu faktor pentingnya yaitu performa mesin.

Perbedaan performa mesin tentu hal yang sangat mempengaruhi harga dari setiap mobil contoh sederhana antara mobil sport dan mobil MVP dimana terdapat perbedaan CC mesin yang membuat perbedaan harga yang tinggi.

Selain dari performa mesin desain interior dan eksterior juga mempengaruhi harga dari setiap jenis mobil karena bagaimanapun desain yang menawan dan mewah akan membuat siapa pun takjub ketika melihatnya.

Walaupun performa mesin dan desain dapat mempengaruhi harga dari setiap mobil fasilitas yang diberikan juga mempengaruhi harga dari setiap mobil. Karena fasilitas yang dapat memuaskan penggunanya sudah dipastikan menggunakan teknologi moderen dan canggih.

Penggunaan teknologi tersebutlah yang dapat mempengaruhi harga dari mobil. Sebagian besar para driver di Indonesia banyak yang menggunakan mobil kelas MVP ya pasalnya selain harga yang terjangkau performa mesin juga cukup bisa di andalkan.

Peminat mobil sport dengan harga fantastis masih terbilang sedikit hanya mereka para milyuner yang memilikinya. Nah pada pembahasan artikel kali ini kita akan membahas mengenai mobil kelas menengah atau kelas MVP.

Mobil kelas MVP merupakan mobil kelas bawah sampai kelas menengah dengan fasilitas yang sederhana namun masih tetap nyaman dan performa mesin yang cukup bisa di andalkan.

Kini mobil kelas MVP semakin banyak diburu oleh konsumen di Indonesia yups apalagi kalau bukan dari harga yang terjangkau. Mobil kelas MVP juga dapat menampung penumpang 4-6 orang dan sangat cocok digunakan sebagai kendaraan keluarga dengan harga yang terjangkau.

Nah untuk anda yang sedang mencari daftar harga mobil terbaru dan terpopuler dari kelas MVP akan dipaparkan pada artikel di bawah ini.

Berikut daftar harga mobil terbaru dan terpopuler saat ini dari kelas MVP :

  • Honda Brio : 140 jt – 191 jt
  • Toyota Avanza : 191 jt – 200 jt
  • Mitsubishi expander : 189 jt – 245 jt
  • Daihatsu Ayla : 98,15 jt – 151,8 jt
  • Honda jazz : 239 jt – 279,3 jt
  • Toyota Agya : 133.5 jt – 153,2 jt
  • Honda Mobilio : 214 jt – 218 jt
  • Toyota Rush : 240 jt – 261 jt
  • Toyota kijang Innova : 305 jt – 457
  • Honda HR v : 284 jt – 300 jt
  • Daihatsu Sigra : 114 jt – 156 jt

Nah itu adalah daftar harga mobil terbaru dan terpopuler untuk saat ini. Harga tersebut tentu akan berbeda untuk di setiap daerah dan harga tersebut juga akan semakin turun seiring keluarnya produk baru dari perusahaan.

Kita sudahi dulu pembahasan pada artikel kali ini mengenai daftar harga mobil terbaru dan terpopuler dari kelas MVP. Semoga informasi yang dibagikan oleh Garda Oto Digital dapat membantu pilihanmu untuk menemukan mobil yang paling cocok.

Merk Sensor Parkir Mobil yang Bagus

Untuk mempermudah kita dalam memarkir dan menempatkan mobil pada posisi yang tepat, tentu kita membutuhkan sebuah alat sensor pakir.

Sensor parkir ini biasanya terpasang pada bagian depan atau belakang mobil. Selain untuk mempermudah kita dalam memarkir mobil, sensor parkir mobila juga berguna untuk memberi tanda jika ada pembatas. Sehingga, mobil tidak akan menabrak sesuatu.

Cara kerja dari sensor parkir mobil ini sendiri adalah dengan memanfaatkan gelombang ultrasonik, gelombang ultrasonik ini dapat mendeteksi perubahan suhu, gangguan frekuensi, pergerakan benda, ukuran benda, hingga gangguan sinyal yang ada dalam jangkauan sensor.

Bisa dibilang, prinsip kerja dari senor parkir ini mengadaptasi kemampuan kelelawar yang juga menggunakan gelombang ultrasonik untuk mendeteksi posisi dan pergerakan benda – benda di sekitarnya.

Untuk memaksimalkan fungsi dari sensor parkir, biasanya sensor parkir ini juga dilengkapi dengan kamera yang bisa dipasang pada bagian depan dan belakang mobil. dengan adanya kamera ini, pengemudi mobil bisa dengan mudah mengawasi keadaan di belakan mobil mereka.

Ada banyak merk sensor parkir mobil yang beredar di pasaran, beberapa diantaranya merupakan merk – merk sensor mobil yang bagus.

Berikut ini adalah beberapa merk sensor parkir mobil yang bagus dan bisa anda pilih.

  1. Domo

Sensor mobil Domo adalah merk sensor parkir mobil yang bagus, mudah dipasang dan harganya juga lumayan terjangkau.

Sensor parkir ini biasnya dipasang pada bagian belakang mobil, sensor ini akan berbunyi jika mobil mendekati suatu benda yang berada dalam jangkauan sensor.

  1. Hiro

Sensor parkir Hiro ini memiliki desain yang ramping (slim), sehingga mudah dipasang dan tidak makan tempat. Sensor ini sangat sensitif, sehingga dapat dengan mudah mendeteksi pergerakan mobil lain yang ada didekatnya.

Selain itu, Hiro juga dilengkapi dengan dual camera input (kamera depan dan kamera belakang). Kelbihan lainnya, sensor parkir ini bisa anda atur sesuai dengan kebutuhan.

  1. Bluelans

Bluelans merupakan salah satu merk sensor parkir mobil yang paling banyak digunakan, sensor parkir mobil ini dijual dengan harga yang sangat terjangkau.

Sensor parkir mobil ini bisa dipasang pada empat titik, sehingga memiliki jangkauan yang cukup luas. Selain itu, biaya pemasangan dari sensor parkir mobil ini juga terhitung murah.

Dari deskripsi masing – masing merk, bisa kita ambil kesimpulan bahwa sensor pakir mobil merupakan alat yang memang sangat berguna dan multifungsi.

Bahkan, sensor parkir mobil tersebut secara tidak langsung dapat melindungi mobil anda dari kerusakan yang timbul akibat gesekan atau benturan. Itulah mengapa pentingnya menggunakan sensor parkir ditambah dengan asuransi kendaraan yang terbaik.

Itulah sekilas informasi tentang sensor parkir mobil yang bagus, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Info and Review Digital Technology