Sentuh genset terasa nyetrum? atasi dengan 4 cara ini

Di zaman modern ini listrik sudah menjadi kebutuhan yang utama Bagaimana tidak, saat ini seluruh aktifitas yang kita lakukan setiap harinya bergantung dengan keberadaan listrik.

Seperti, ingin menonton tv butuh listrik, ingin ada penerangan butuh listrik, ingin mengerjakan pekerjaan dengan laptop butuh listrik, dan kegiatan lainnya. Apabila listrik mati yang terjadi aktifitas Anda akan terhenti dan menjadi terganggu.

Maka dari itu, genset hadir yang menjadi solusi untuk menghadapi pemadaman listrik yang terjadi secara mendadak.

gambar genset

Namun di balik manfaatnya yang sangat besar, genset juga bisa menimbulkan bahaya jika sembarangan dalam pemakaiannya. Salah satu hal yang sangat bisa terjadi pengguna genset adalah tersetrum atau tersengat aliran listrik.

Hal tersebut bukan salah gensetnya, namun disebabkan ketidaktahuan dalam pemakaiannya.

Sebenarnya kasus tersengat genset semacam ini bisa dicegah dengan beberapa cara berikut:

1. Tambahkan isolator pada radiator genset

Ketika ada kebocoran listrik pada genset, listrik juga ikut mengalir keluar dan akan berdiam di komponen serta body genset yang merupakan konduktor alias penghantar listrik.

Sehingga ketika Anda menyentuhnya dengan otomatis aliran listrik yang besar tersebut akan berpindah dan menyebabkan tersetrum. Namun pada saat tidak terjadi kebocoran listrik, tentu saja bagian terluar genset yang merupakan konduktor sekalipun aman untuk disentuh.

Sayangnya aliran listrik yang bocor tidak akan bisa terlihat dengan mata telanjang. Sehingga lebih baik Anda mengantisipasinya dengan menambahkan isolator di bagian genset yang sering terpegang. Isolator ini bisa berupa lapisan plastik kaku di bagian atas body genset.

2. Tambahkan konduktor yang menghubungkan badan generator dengan base frame

Isolator di bagian luar diperlukan untuk mencegah orang yang tak sengaja menyentuhnya tersetrum.

Nah, di dalam generator atau badan generator, dibutuhkan konduktor yang terhubung dengan base frame. Jadi ketika ada kebocoran aliran listrik pada genset, listrik tidak akan menyebar ke bagian lain namun langsung ke konduktor tersebut dan mengalir menuju base frame.

Hal ini akan mencegah aliran listrik meluas dan menjadi sumber dari tersetrum. Namun tentu saja untuk menambahkan konduktor ini tidak bisa dilakukan sembarangan, Anda harus menyerahkan pekerjaan tersebut kepada mereka yang sudah ahli dan berpengalaman.

3. Lakukan grounding untuk mengalirkan listrik yang bocor dengan aman

Dalam bahasa Indonesia, grounding biasa dikenal dengan nama pentanahan. Hal tersebut mengacu pada dialirkannya arus listrik ke dalam tanah untuk menghindari tersetrum.

Jadi grounding ini dilakukan dengan memasang penghantar  ke dalam tanah sehingga dayanya bisa diserap dengan maksimal. Membuat grounding ini memang cukup merepotkan, namun sangat perlu dilakukan demi menjaga keselamatan orang yang beraktivitas di sekitar mesin genset.

4. Pertimbangkan alat pendeteksi kebocoran listrik

Listrik yang bocor memang tidak bisa terlihat dengan mata telanjang, namun akan dapat terdeteksi melalui alat khusus.

Jadi tak ada salahnya Anda memasang alat tersebut pada generator untuk bisa segera mengatasi jika terjadi kebocoran listrik. Bila Anda membutuhkan bantuan untuk memperbaiki masalah genset, silahkan hubungi penyedia jasa rental genset di Jakarta untuk membantu menyelesaikan masalah Anda.

Cara Mendapatkan Spare Part Flowmeter Terbaik

Flow meter, alat satu ini mungkin tidak asing bagi para teknisi di industri. Merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengukur laju aliran secara linear, nonlinier, massa atau volumetrik yang memiliki fasa cair atau gas. Dalam melakukan pengukuran fluida tersebut, sebuah flow mater akan ditentukan jenisnya, sebab ketika memilih alat untuk mengukur aliran, kita harus mempertimbangkan beberapa faktor teknis seperti apakah personel di lapangan mengenal jenis flow meter tersebut, kemampuan melakukan kalibrasi dan maintenance, ketersediaan suku cadang di sebuah area produksi, dan masih banyak lainnya.

Continue reading Cara Mendapatkan Spare Part Flowmeter Terbaik

Tips Merekam Video Ala Rumah Produksi

Simak kamera murah untuk bisnis video mu

Saat ini, konten video merupakan salah satu bentuk konten yang paling banyak di minati oleh masyarakat. Di tambah dukungan para operator telekomunikasi yang memberikan biaya murah untuk setiap bundling paket data menonton video di kanal online seperti Youtube, Vidio, Viu dan sebagainya.

Continue reading Tips Merekam Video Ala Rumah Produksi

Beda Volume Flowmeter dan Mass Flowmeter

Dalam penghitungan laju alir, ada dua jenis besaran pengukuran yang umum digunakan, yaitu Volume dan Massa. Walau keduanya sama-sama memiliki dimensi tiga secara vektor, namun volume dan massa memiliki besaran yang berbeda dan kecenderungan terhadap bentuk material yang dihitung.

Volume cenderung di identikan dengan fluida yang dihitung dalam satuan Liter, sedangkan massa dihitung dalam satuan Kg.  Oke katakanlah bahwa sebuah fluida di konversikan nilainya dari Liter ke Kg agar bisa dihitung secara massa atau sebaliknya, namun cara ini tergolong membuang waktu walau ditinjau dari segi harga flow meter keduanya tidak jauh berbeda, karena pada keadan dilapangan, sebuah efisiensi dan akurasi diperlukan secara cepat dalam pengambilan keputusan. Termasuk dalam pembacaan flow meternya.

Lalu dimanakah letak beda flowmeter volume dan massa? Mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Tentang Volume Flowmeter

Volume Flowmeter paling sering digunakan untuk menggambarkan dan mengukur kecepatan yang dilakukan oleh pompa dalam satu garis proses. Sebagian besar literatur penjualan komersial pompa akan memberikan nilai perbandingan kecepatan pompa vs tekanan.  Karena pentingnya kurva dalam mengetahui kinerja dari sebuah pompa, maka perlu di pahami dan diterjemahkan oleh istilah ruang yang bisa dilihat dan ditransver oleh pompa, dalam hal ini adalah fuida gas atau cair. Karena aliran volume dapat didefinisikan sebagai volume cairan atau gas yang mengalir pada tekanan tertentu, jelas bahwa perbandingan kecepatan pemompaan harus memperhitungkan tekanan.

Baca Cara Membaca Aliran Flowmeter Volumetrik

Jika kurva datar di atas rentang tekanan, dan kecepatan pemompaan konstan, tetapi konsentrasi molekul gas dalam volume tersebut bervariasi dengan tekanan, maka seorang engineer dengan mudahnya mengetahui bahwa konversi proses terjadi hanya pada tahapan molekul gas tanpa ada perubahan volume.

Tentang Mass Flowmeter

Berbanding terbalik dengan volume flowmeter yang berfokus pada perubahan tekanan yang menyebabkan peningkatan volume per satuan waktunya. Mass flowmeter lebih menitik beratkan terhadap perubahan molekul atau massa yang terjadi dalam satu rangkaian proses.

Flowmeter Ini biasanya didefinisikan secara berbeda untuk tiap material, namun satu prinsip yang sama. Semuanya menggambarkan jumlah gas per waktu, dan jumlah gas selalu berupa jumlah total molekul gas, mol gas, atau volume tekanan kali. Ketiganya pada dasarnya adalah hal yang sama.

Mass Flowmeter, ketika dilihat dari laju alir inlet, memiliki pertimbangan penting ketika harus menilai kinerja sistem baik di tahap desain atau selama proses. Hal ini terutama berlaku saat mencocokkan jenis pompa dan kecepatan pemompaan dengan persyaratan proses yang sebenarnya. Menjadi sangat membingungkan untuk seorang engineer, tentu saja.

 

4 Jenis Pompa yang Harus Anda Ketahui

Semua orang tahu bahwa pompa berperan sangat penting untuk mengolah air bersih. Tak jarang, untuk mendapatkan pompa air yang berkualitas banyak orang mau mengeluarkan biaya yang tidak sedikit hanya untuk membeli pompa air yang ada di pasaran dengan merek ternama yang sudah terbukti kualitasnya, salah satunya adalah pompa air graco.

Pompa air tidak hanya digunakan di rumah-rumah saja, tapi di berbagai industri, perhotelan, kantor-kantor besar, dll masih ada yang bergantung pada pompa air untuk mendistribusikan dan menyalurkan air dengan baik.

Ada berbagai jenis pompa yang dijual di pasaran, setiap pompa memiliki fungsinya masing-masing. Apa saja jenisnya? Simak ulasannya berikut ini.

1. Pompa Air Manual

Sesuai dengan namanya, pompa air jenis ini masih sangat tradisional karena harus menggunakan tenaga manual atau tangan untuk memompa air. Biasanya daerah yang belum terjangkau listrik banyak sekali menggunakan pompa air manual untuk mendapatkan air bersih. Cara ini dinilai lebih baik dibandingkan harus menimba air dari sumur yang letaknya cukup jauh dan melelahkan tenaga untuk mengangkatnya kembali ke rumah.

2. Pompa Air Listrik

Saat ini, pompa air listrik sudah mulai menggantikan pompa air manual karena bersifat otomatis. Alat ini mulai banyak digunakan di berbagai daerah yang sudah ada listriknya. Melalui pompa air listrik, air yang didapatkan juga bisa lebih banyak karena adanya motor listrik sebagai penggerak utamanya.

3. Pompa Air Bensin (Diesel)

Pompa ini menggunakan bahan bakar bensin/solar. Caranya kerja pun sama dengan pompa air listrik, yang membedakannya hanya pada motor penggerak kipas yang menggunakan bensin. Pompa ini memiliki kemampuan untuk memompa air dengan kapasitas debit air yang lebih besar melalui pipa atau selangnya.

4. Pompa Air Celup (Submersible)

Pompa jenis ini penggunannya haruslah dicelupkan ke dalam air. Biasanya pompa ini digunakan hanya di dalam akuarium saja untuk mengalirkan air agar tetap terjaga kejernihannya sehingga ikan tidak mati di dalamnya.

Jika Anda sedang mencari pompa air, cobalah untuk membeli pompa air merek graco indonesia yang sudah terbukti kualitasnya. Untuk harga jualnya pun cukup terjangkau dan bisa Anda dapatkan dengan mudah. Jika sudah memasangnya di rumah, jangan lupa untuk merawatnya agar pompa air bisa lebih tahan lama.

Info and Review Digital Technology