Category Archives: Pompa Mesin

Beda Volume Flowmeter dan Mass Flowmeter

Dalam penghitungan laju alir, ada dua jenis besaran pengukuran yang umum digunakan, yaitu Volume dan Massa. Walau keduanya sama-sama memiliki dimensi tiga secara vektor, namun volume dan massa memiliki besaran yang berbeda dan kecenderungan terhadap bentuk material yang dihitung.

Volume cenderung di identikan dengan fluida yang dihitung dalam satuan Liter, sedangkan massa dihitung dalam satuan Kg.  Oke katakanlah bahwa sebuah fluida di konversikan nilainya dari Liter ke Kg agar bisa dihitung secara massa atau sebaliknya, namun cara ini tergolong membuang waktu walau ditinjau dari segi harga flow meter keduanya tidak jauh berbeda, karena pada keadan dilapangan, sebuah efisiensi dan akurasi diperlukan secara cepat dalam pengambilan keputusan. Termasuk dalam pembacaan flow meternya.

Lalu dimanakah letak beda flowmeter volume dan massa? Mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Tentang Volume Flowmeter

Volume Flowmeter paling sering digunakan untuk menggambarkan dan mengukur kecepatan yang dilakukan oleh pompa dalam satu garis proses. Sebagian besar literatur penjualan komersial pompa akan memberikan nilai perbandingan kecepatan pompa vs tekanan.  Karena pentingnya kurva dalam mengetahui kinerja dari sebuah pompa, maka perlu di pahami dan diterjemahkan oleh istilah ruang yang bisa dilihat dan ditransver oleh pompa, dalam hal ini adalah fuida gas atau cair. Karena aliran volume dapat didefinisikan sebagai volume cairan atau gas yang mengalir pada tekanan tertentu, jelas bahwa perbandingan kecepatan pemompaan harus memperhitungkan tekanan.

Baca Cara Membaca Aliran Flowmeter Volumetrik

Jika kurva datar di atas rentang tekanan, dan kecepatan pemompaan konstan, tetapi konsentrasi molekul gas dalam volume tersebut bervariasi dengan tekanan, maka seorang engineer dengan mudahnya mengetahui bahwa konversi proses terjadi hanya pada tahapan molekul gas tanpa ada perubahan volume.

Tentang Mass Flowmeter

Berbanding terbalik dengan volume flowmeter yang berfokus pada perubahan tekanan yang menyebabkan peningkatan volume per satuan waktunya. Mass flowmeter lebih menitik beratkan terhadap perubahan molekul atau massa yang terjadi dalam satu rangkaian proses.

Flowmeter Ini biasanya didefinisikan secara berbeda untuk tiap material, namun satu prinsip yang sama. Semuanya menggambarkan jumlah gas per waktu, dan jumlah gas selalu berupa jumlah total molekul gas, mol gas, atau volume tekanan kali. Ketiganya pada dasarnya adalah hal yang sama.

Mass Flowmeter, ketika dilihat dari laju alir inlet, memiliki pertimbangan penting ketika harus menilai kinerja sistem baik di tahap desain atau selama proses. Hal ini terutama berlaku saat mencocokkan jenis pompa dan kecepatan pemompaan dengan persyaratan proses yang sebenarnya. Menjadi sangat membingungkan untuk seorang engineer, tentu saja.

 

4 Jenis Pompa yang Harus Anda Ketahui

Semua orang tahu bahwa pompa berperan sangat penting untuk mengolah air bersih. Tak jarang, untuk mendapatkan pompa air yang berkualitas banyak orang mau mengeluarkan biaya yang tidak sedikit hanya untuk membeli pompa air yang ada di pasaran dengan merek ternama yang sudah terbukti kualitasnya, salah satunya adalah pompa air graco.

Pompa air tidak hanya digunakan di rumah-rumah saja, tapi di berbagai industri, perhotelan, kantor-kantor besar, dll masih ada yang bergantung pada pompa air untuk mendistribusikan dan menyalurkan air dengan baik.

Ada berbagai jenis pompa yang dijual di pasaran, setiap pompa memiliki fungsinya masing-masing. Apa saja jenisnya? Simak ulasannya berikut ini.

1. Pompa Air Manual

Sesuai dengan namanya, pompa air jenis ini masih sangat tradisional karena harus menggunakan tenaga manual atau tangan untuk memompa air. Biasanya daerah yang belum terjangkau listrik banyak sekali menggunakan pompa air manual untuk mendapatkan air bersih. Cara ini dinilai lebih baik dibandingkan harus menimba air dari sumur yang letaknya cukup jauh dan melelahkan tenaga untuk mengangkatnya kembali ke rumah.

2. Pompa Air Listrik

Saat ini, pompa air listrik sudah mulai menggantikan pompa air manual karena bersifat otomatis. Alat ini mulai banyak digunakan di berbagai daerah yang sudah ada listriknya. Melalui pompa air listrik, air yang didapatkan juga bisa lebih banyak karena adanya motor listrik sebagai penggerak utamanya.

3. Pompa Air Bensin (Diesel)

Pompa ini menggunakan bahan bakar bensin/solar. Caranya kerja pun sama dengan pompa air listrik, yang membedakannya hanya pada motor penggerak kipas yang menggunakan bensin. Pompa ini memiliki kemampuan untuk memompa air dengan kapasitas debit air yang lebih besar melalui pipa atau selangnya.

4. Pompa Air Celup (Submersible)

Pompa jenis ini penggunannya haruslah dicelupkan ke dalam air. Biasanya pompa ini digunakan hanya di dalam akuarium saja untuk mengalirkan air agar tetap terjaga kejernihannya sehingga ikan tidak mati di dalamnya.

Jika Anda sedang mencari pompa air, cobalah untuk membeli pompa air merek graco indonesia yang sudah terbukti kualitasnya. Untuk harga jualnya pun cukup terjangkau dan bisa Anda dapatkan dengan mudah. Jika sudah memasangnya di rumah, jangan lupa untuk merawatnya agar pompa air bisa lebih tahan lama.

Tempat Jual Meteran Air Di Bandung

Bagi masyarakat jawa barat khususnya Kota Bandung dan Kabupaten bandung, tentu tidak asing dengan Meteran Air, yang rata-rata ada di tiap rumah dengan posisi yang sangat strategis. Meteran air adalah alat yang digunakan untuk menghitung laju air dan konsumsi penggunaan air bersih. Mengingat rata-rata pasokan air di supply oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Continue reading Tempat Jual Meteran Air Di Bandung

Beralihlah ke Pompa Solar Bertenaga DC

Tinggalkan pompa solar konvensional sekarang juga

Solar merupakan salah satu bahan bakar kendaraan dengan segementasi khusus. Segement khusus maksudnya hanya kendaraan-kendaraan tertentu yang menggunakan solar sebagai bahan baku untuk bergeraknya, sebut saja truk perkebunan, atau generator untuk menyalakan listrik di daerah-daerah terpencil.

Continue reading Beralihlah ke Pompa Solar Bertenaga DC